
Zidane...
Itu dia anaknya
Rambut kriwil
Tampang nyinyir
Dengan senyum sinis
Tampak di wajah telurnya
Deretan gigi putih itu kini telah kelam karena batangan rokok yang ia hisap tiap jamnya
Gelang besi di tangannya, kusam ! debuan !
Mungkin tak lama lagi akan menciptakan daki di tubuhnya
Oh, Zidane...
Itu dia anaknya
dengan gitar betot tuanya yang selalu dia bawa kemanapun dia melangkah
Pengamen?
Oh Bukan..
Penyanyi solo?
Tentu sangat bukan !
Lalu?
Anak band?
Bukan juga..
Anak punk?
Bukan, bukan..
Lalu siapa dia?
Zidane,
Dia anak profesor di negeri ini
Ayahnya seorang profesor di bidang ekonomi
Ibunya seorang profesor di bidang kedokteran
Zidane,
Dia anak tunggal dari keluarga profesor
Zidane,
Dia bukan anak berandal seperti yang kau kira
Dia juga bukan pengguna narkoba seperti anak jaman sekarang
yang termakan oleh arus globalisasi
Dia bukan anak nakal yang suka minum-minuman
Dia juga bukan lelaki playboy seperti yang tampak pada senyum sinis dan liciknya itu
Dia bukan anak yang tak pernah belajar
Dia juga bukan anak yang sering bolos kuliah
Zidane,
Dia hanya anak lelaki yang sedang bingung dengan dirinya
Dia sering bertanya kenapa aku begini?
Dia juga sering menatap dirinya di cermin saat malam tiba sebelum tidurnya
Apa ini aku?
Dan, kala itu ibunya memeluknya dari belakang
Dengan senyuman dan elusan lembut di pundak Zidane
Zidane tersenyum
Dan, kala itu sang ayah mendekatinya dengan sebuah gitar yang sangat bagus
Itu gitar yang sangat diinginkan Zidane
Sejak tiga tahun yang lalu ketika dia berlibur di Amerika bersama ayahnya
Namun, sang ayah tak mengabulkan keinginan Zidane
Ayah ingin Zidane seperti dirinya
Menjadi ilmuwan
Hebat
Tenar
Dihormati banyak orang
Disegani banyak anak
Dan pastinya mendapat suatu penghargaan tersendiri di masyarakat
Tapi,
Zidane
Tidak ingin seperti ayah ibunya
Ia ingin menjadi dirinya sendiri
Yang mencintai musik
Yang mencintai seni
Yang mencintai kebebasan dengan keindahan di dalamnya
Zidane,
Itu dia anaknya
Dia memang anak profesor
Tapi dia ingin menjadi seorang pemain gitar
Tentunya dengan ciri khas pribadinya sendiri
Bukan ciri khas kedua orangtuanya
Zidane,
Itu dia anaknya
Dia hanya ingin menjadi seperti Michael Angelo Batio
Tentunya untuk kedua orangtua Zidane
Itu janji Zidane...
Itu dia anaknya
Rambut kriwil
Tampang nyinyir
Dengan senyum sinis
Tampak di wajah telurnya
Deretan gigi putih itu kini telah kelam karena batangan rokok yang ia hisap tiap jamnya
Gelang besi di tangannya, kusam ! debuan !
Mungkin tak lama lagi akan menciptakan daki di tubuhnya
Oh, Zidane...
Itu dia anaknya
dengan gitar betot tuanya yang selalu dia bawa kemanapun dia melangkah
Pengamen?
Oh Bukan..
Penyanyi solo?
Tentu sangat bukan !
Lalu?
Anak band?
Bukan juga..
Anak punk?
Bukan, bukan..
Lalu siapa dia?
Zidane,
Dia anak profesor di negeri ini
Ayahnya seorang profesor di bidang ekonomi
Ibunya seorang profesor di bidang kedokteran
Zidane,
Dia anak tunggal dari keluarga profesor
Zidane,
Dia bukan anak berandal seperti yang kau kira
Dia juga bukan pengguna narkoba seperti anak jaman sekarang
yang termakan oleh arus globalisasi
Dia bukan anak nakal yang suka minum-minuman
Dia juga bukan lelaki playboy seperti yang tampak pada senyum sinis dan liciknya itu
Dia bukan anak yang tak pernah belajar
Dia juga bukan anak yang sering bolos kuliah
Zidane,
Dia hanya anak lelaki yang sedang bingung dengan dirinya
Dia sering bertanya kenapa aku begini?
Dia juga sering menatap dirinya di cermin saat malam tiba sebelum tidurnya
Apa ini aku?
Dan, kala itu ibunya memeluknya dari belakang
Dengan senyuman dan elusan lembut di pundak Zidane
Zidane tersenyum
Dan, kala itu sang ayah mendekatinya dengan sebuah gitar yang sangat bagus
Itu gitar yang sangat diinginkan Zidane
Sejak tiga tahun yang lalu ketika dia berlibur di Amerika bersama ayahnya
Namun, sang ayah tak mengabulkan keinginan Zidane
Ayah ingin Zidane seperti dirinya
Menjadi ilmuwan
Hebat
Tenar
Dihormati banyak orang
Disegani banyak anak
Dan pastinya mendapat suatu penghargaan tersendiri di masyarakat
Tapi,
Zidane
Tidak ingin seperti ayah ibunya
Ia ingin menjadi dirinya sendiri
Yang mencintai musik
Yang mencintai seni
Yang mencintai kebebasan dengan keindahan di dalamnya
Zidane,
Itu dia anaknya
Dia memang anak profesor
Tapi dia ingin menjadi seorang pemain gitar
Tentunya dengan ciri khas pribadinya sendiri
Bukan ciri khas kedua orangtuanya
Zidane,
Itu dia anaknya
Dia hanya ingin menjadi seperti Michael Angelo Batio
Tentunya untuk kedua orangtua Zidane
Itu janji Zidane...
No comments:
Post a Comment